Aplikasi Transportasi

Apa Bedanya Gojek dengan GrabBike?

Written by Tri Wahyudi

Berawal dari febuari tahun ini saya mencoba menginstall aplikasi pemesanan ojek online “Go-jek” atau biasa disebut Gojek, fiturnya cukup menarik terdapat credit saldo atau bisa disebut dompet digital, di mana pembayaran nya bisa cashless (tanpa uang cash). Beberapa bulan kemudian aplikasi Grabtaxi meluncurkan layanan sejenis bernama GrabBike. Mereka berdua langsung merebut hati masyarakat kota Jakarta, setiap ruas jalan selalu ada helm hijau mereka. Apasih yang membedakan Gojek dan Grab Bike?

1. Harga
Untuk harga mereka masih menggunakan promo, promo yang cukup menggiurkan mulai dari Rp 5.000 hingga Rp. 10.000 kemana saja, dibatasi maksimal 25 km (Khusus gojek). Untuk Harga per oktober 2015 Gojek menarifkan Rp 15.000 kecuali rush hour (senin jumat jam 4 sore – 8 malam) pada jam tersebut Rp 15.000 (6 km pertama) ditambah Rp 2.500 per km tambahan. Untuk harga Grabbike Rp 15.000 dengan menggunakan kode ngebikeaja, namun untuk bulan ini menggunakan kode kampus kampus. Rush hour pada Grab Bike dikenakan tarif Rp 20.000

2. Driver
Pada awal saya memesan gojek dari mungkin butuh sedikit kesabaran karena masih jarang namun beda lain hal nya dengan sekarang ketika kita ingin memesan Gojek pada peta banyak lokasi Gojek bertebaran hingga nama jalan di peta tidak terlihat. Untuk Grab bike mereka juga sudah mempunyai driver cukup banyak, apalagi jika kita berada di sekitaran Jakarta selatan.

3. Proses Pembayaran
Untuk Gojek terdapat saldo credit dimana kita bisa mendapatkannya ketika membuat akun pertama kali dengan memasukan kode referral pada akun gojek teman, jadi kita bisa bayar dari saldo credit atau cash, saldo credit juga dapat kita isi melalui transfer uang ke rekening bank G0jek. Sementara Grab Bike pembayaran hanya bisa dengan cash.

4. Pelengkap Ojek

Masing masing aplikasi memberikan masker kepada pemesan gojek namun beda dengan GrabBike, Gojek memberikan penutup rambut, menghindari rambut dari bau pada helm. Tidak ingin kalah, pada minggu lalu saya melihat pengendara Grab Bike meminjamkan jas hujan nya kepada pelanggannya, entah itu memang sudah ketentuan GrabBike atau inisiatif dari drivernya, jas hujan merupakan ide yang bagus di kala musim hujan segera datang.

Perbedaan antara Gojek dan Grab Bike memang hanya beberapa saja, sejauh ini masyarakat jakarta masih menyukai aplikasi pemesanan ojek online ini. Belum lagi sekarang banyak bermunculan aplikasi aplikasi sejenis Gojek dan Grab Bike seperti Blujek, Ladyjek dan lain lain. Sekarang tergantung kita ingin memilih aplikasi yang mana, Jadi Gojek atau GrabBike?

Baca juga:

 3 Tips Anti Ngantuk Saat Naik Ojek

About the author

Tri Wahyudi

✏️ Blog writer | Social media enthusiast | Watch a lot movies | Instagram+ Snapchat -> yudichu

Leave a Comment